Probolinggo, 30 Mei 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul adha 1447 H, SMP Negeri 1 Probolinggo melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan qurban yang dikemas sebagai pembelajaran otentik bagi para murid. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 30 Mei 2026, bertepatan dengan hari tasyrik terakhir ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga media pembelajaran yang bermakna untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.
Pelaksanaan qurban tahun ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Hewan qurban diperoleh dari beberapa wali murid yang secara langsung menyumbangkan hewan qurban berupa domba dan kambing, serta dari hasil iuran warga sekolah yang melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga administrasi (TU), dan murid. Dari partisipasi tersebut, terkumpul sebanyak 12 ekor hewan qurban yang terdiri atas domba dan kambing.
Sejak pagi hari, suasana halaman sekolah tampak ramai dan penuh semangat. Seluruh warga sekolah bergotong royong mempersiapkan pelaksanaan penyembelihan hewan qurban. Kegiatan ini menjadi wujud nyata nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan pengamalan ajaran Islam yang diajarkan kepada para murid.
Menariknya, kegiatan penyembelihan hewan qurban tahun ini tidak hanya berfokus pada pelaksanaan ibadah semata, tetapi juga dijadikan sebagai bagian dari proses pembelajaran otentik. Seluruh murid kelas VII dan VIII dibekali dengan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang telah disusun oleh guru sebagai panduan dalam mengamati proses penyembelihan hewan qurban.
Melalui LKPD tersebut, para murid diminta untuk memperhatikan dan mengamati setiap tahapan penyembelihan hewan qurban, mulai dari persiapan, proses penyembelihan sesuai syariat Islam, hingga pendistribusian daging qurban kepada masyarakat. Murid kemudian mengisi berbagai pertanyaan yang telah disediakan berdasarkan hasil pengamatan mereka secara langsung di lapangan.
Kegiatan pembelajaran ini bertujuan agar murid memperoleh pengetahuan dan pengalaman belajar yang autentik. Dengan melihat secara langsung proses penyembelihan hewan qurban, murid tidak hanya memahami teori yang terdapat dalam buku pelajaran Pendidikan Agama Islam, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SMP Negeri 1 Probolinggo menyampaikan bahwa pembelajaran otentik seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter religius peserta didik. Melalui pengalaman langsung, murid dapat memahami makna pengorbanan, keikhlasan, ketaatan kepada Allah SWT, serta pentingnya berbagi kepada sesama yang membutuhkan.
Setelah proses penyembelihan selesai, daging qurban didistribusikan kepada berbagai pihak yang berhak menerima. Sasaran pembagian meliputi murid kurang mampu, masyarakat sekitar sekolah, serta para tukang becak yang biasa mangkal di sekitar lingkungan SMP Negeri 1 Probolinggo. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dan semangat berbagi kebahagiaan di Hari Raya Iduladha.
Para murid tampak sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka aktif mengamati proses penyembelihan, berdiskusi dengan guru, serta mencatat berbagai informasi penting pada LKPD yang telah dibagikan. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran yang dikemas secara kontekstual dan melibatkan pengalaman langsung mampu meningkatkan minat belajar peserta didik.
Selain menambah wawasan keagamaan, kegiatan ini juga memberikan pembelajaran tentang nilai gotong royong, empati, dan rasa syukur. Murid belajar bahwa ibadah qurban tidak hanya berkaitan dengan penyembelihan hewan, tetapi juga mengandung pesan sosial untuk membantu sesama dan mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat. Melalui kegiatan pembelajaran otentik penyembelihan hewan qurban ini, SMP Negeri 1 Probolinggo berhasil mengintegrasikan aspek ibadah, pendidikan, dan pembentukan karakter dalam satu kegiatan yang bermakna. Diharapkan pengalaman belajar ini mampu menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan yang kuat dalam diri murid sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, serta senantiasa menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.






